Membangun regenerasi dalam lingkup Remaja Masjid yang mampu terus menjaga tongkat estafet kepemimpinan dari masa ke masa, bukan hal yang mudah. Namun, butuh proses dan perjuangan panjang dan kesabaran penuh keikhlasan. Pasalnya, banyak organisasi Remaja Masjid dan Remaja Non Remaja Masjid, hanya berdiri seumur pohon jangun. Kesannya, habis diresmikan langsung ditelan bumi, nama dan karyanya pun tak pernah diukir dalam tinta emas sejarah keremajaan.

Menurut salah seorang pendiri Ikatan Remaja Masjid Nurul Ittihad (lebih akrab disapa IRMENI Kalukang), Moh. Thoyib Sanggi kepada media menjelaskan, bahwa Remaja Masjid yang satu ini, yang sudah banyak melahirkan kader selama kurun waktu 40 tahun, sejak dikukuhkannya pada 28 Oktober1978 hingga 20 Oktober 2018.
Lanjut Thoyib, kenapa IRMENI Kalukuang ini tetap eksis dalam menorehkan karya dan kreativitasnya, sebab IRMENI Kalukang, lahir dari relung hati dan jiwa pemuda Islam yang saat itu rindu memakmurkan Masjid Allah SWT, sebagai rumah Allah dan sekaligus cikal bakal aktivitas umat Islam dalam melahirkan generasi Islam yang mampu memadukan antara Iman dan Ilmu untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di masa depan.
"Saya kira, nama IRMENI Kalukuang, sudah tak asing lagi ditelinga warga Kota Makassar, kadernya pun sudah banyak dan tersebar dimana-mana, ada yang sudah mengisi jabatan dan staf disejumlah instansi pemerintahan dan TNI-Polri, Perguruan Tinggi serta Perusahaan Swasta mengenalnya, karena hampir kader IRMENI Kalukuang berada didalamnya," ungkap Moh. Thoyib salah seorang penggagas dan pendiri IRMENI Kalukuang.
Sambung Thoyib menjelaskan, momentum Milad 40 tahun IRMENI Kalukuang, bukan sekadar perayaan Milad atau Hari Ulang Tahun, tetapi merupakan peletakan batu sejarah yang diukir IRMENI Kalukuang, dalam meretas perjalanan sebuah kelompok atau komunitas Remaja Masjid di Kota Makassar, untuk mempererat tali Silaturrahim dan Ukhuwah Islamiah antar sesama senior dan yunior serta seluruh jamaah dan masyarakat.
"Ini merupakan salah satu nikmat Allah SWT yang tak terhingga nilainya buat bangsa dan negara ini, karena IRMENI Kalukuang lahir tepat dengan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober sebagai hari bersejerah bagi bangsa Indonesia," tukasnya.

"Desakan yang mayoritas inilah, sehingga dibentuklah Sterring Committe (SC) dan Organizing Committe (OC) untuk membuat kegiatan HUT IRMENI Kalukuang ke 40 tahun, lebih semarak, maka dibuatlah sejumlah iven," jelasnya.
Uca menambahkan, bahwa iven yang terlaksana seperti Gerak Jalan Sehat Plus Doorprizenya (digelar pada tanggal 21 Oktober 2018), Lomba-Lomba Religi antar santri TPA IRMENI Kalukuang (tanggal 21-23 Oktober 2018) dan puncak acara di Syukuran dan Malam Rama Tamah sekaligus Pelantikan Pengurus Ikatan Kerukunan Keluarga IRMENI (disingkat I.K.K.I) Kalukuang, yang dilantik oleh perwakilan BKPRMI Kota Makasar, Alimuddin.
"Alhamdulillah, semua kegiatan berjalan lancar dan sukses, yang tak kalah pentingnya karena HUT IRMENI Kalukuang ke 40 tahun, benar-benar meriah dan sangat spektakuler, selain banyak senior yang dari luar Kota Makassar hadir, ada dari Soppeng, Kendari, Jakarta dan masih banyak lagi," tukasnya.
Dalam Malam Ramah Tamah, LM Aminuddin yang didampingi H. Dahsamar dan Mo. Thoyyib, berkisah tentang kilas balik Ikatan Remaja Masjid Nurul Ittihad (IRMENI) Kalukuang.
Menurutnya, berbagai lembaga, partai bahkan organisasi sangat kurang yang berasaskan Islam, apalagi situasi politik pada masa itu lebih menarik perhatian para pemuda kepada gerakan-gerakan keorganisasian yang sifatnya kearah sosialis ketimbang nuansa agamis, dengan melihat pentingnya menjaga dan menyebarkan marwah Islam.

"Inilah regulasi tentang Remaja Masjid didirikan sebagai fase awal membentuk moral generasi Islam, sehingga dakwah Islam tetap berjalan dan mengalir di bumi pertiwi ini, meskipun masih banyak tantangan yang kita hadapi dilapangan saat itu," tandasnya.
Uniknya, dari Perwakilan BKPRMI Kota Makasar, Alimuddin menuturkan, bahwa sepanjang karirnya di BKPRMI, yang dia lantik hanya Remaja Masjid, kali ini seniornya Remaja Masjid yang dibentuk dalam sebuah Ikatan Kerukunan Keluarga IRMENI (I.K.K.I) Kalukuang, dan merupakan Kelompok Remaja Masjid yang tertua dan masih eksis sampai sekarang.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Masjid Nurul Ittihad Kalukuang, Dr. H. Hasrullah mengungkapkan, bahwa IRMENI Kalukuang, tidak lepas dari dukungan dan partisipasi, Ketua yayasan Mesjid Nurul Ittihad (Alm) Bapak Purn. Pol. H. Achmad Dg Gassing, merespon instruksi tersebut dan mengadakan rapat yang melahirkan beberapa formatur bagi IRMENI, dan menyusun struktur dan mengangkat ketua Pertama sebagai kepala organisasi ini.
"Saya berdiri sekarang selaku Ketua Yayasan Masjid Nurul Ittihad, dedepan para senior dan yunior itu tidak terlepas dari jasa dan perjuangan para senior yang telah mengkader saya di IRMENI Kalukuang, bahkan saya rela tunda sidang pleno saat ini di KPU demi menghadiri momen yang bersejarah ini," ungkap Hasrullah, mantan Ketua Umum IRMENI Kalukuang, saat ini menjabat Timses di KPU dan masih aktif sebagai kolumnis di media Harian Fajar.
Hadir dalam Syukuran dan Malam Ramah Tamah HUT dan Reuni IRMENI Kalukuang ke 40 Tahun, dari Bapak Lurah Kalukuang, Reza Pahlefi, BPKPRMI, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pemuda dan majelis taklim serta sejumlah remaja masjid lingkup Kecamatan Tallo. Dimeriahkan sejumlah hiburan Qasidah, Marawis, Puisi dan hiburan lainnya. (*amna/sf/RN)
0 Komentar